Israel Akan Kirim Pasukan ke Perbatasan Mesir Gegara Hamas, Mau Apa? Apa Respons Kairo?

Israel Mau Kirim Pasukan ke Perbatasan Mesir Cegat Hamas, APa Respons Kairo?

TRIBUNNEWS.COM – Pihak berwenang Israel dilaporkan sedang mempertimbangkan pengerahan pasukan keamanan Israel ke penyeberangan Rafah di Mesir.

Israel berdalih, pengerahan pasukan ke perbatasan Mesir ini untuk memastikan kalau anggota gerakan Hamas tidak “melarikan diri” atau “menyelundupkan” tawanan perang Israel keluar dari Gaza.

Menurut Channel 12 Israel, langkah-langkah keamanan yang akan dilakukan Israel ini menjadi bahan diskusi dan proses koordinasi keamanan yang sedang berlangsung saat ini antara pihak Mesir dan Israel.

Baca juga: Gaza Tak Bisa Dihuni Bila Dibanjiri Air Laut, PBB: Ya, Israel Mau Usir Warga Palestina ke Mesir

Langkah ini menyusul laporan kalau tentara Israel (IDF) ditugaskan untuk memantau wilayah poros Philadelphi (Salah Al-Din), yang terletak antara Mesir dan Jalur Gaza.

Tugas bagi IDF ini sebagai upaya menggagalkan kemungkinan dan peluang para pemimpin Hamas untuk melarikan diri atau menyelundupkan sandera ke Mesir.

Lembaga Penyiaran Israel, Kan 11 menyoroti “kecemasan” sejumlah pejabat di Tel Aviv kalau “petinggi senior Hamas akan melarikan diri melalui terowongan wilayah Rafah ke Sinai bersama para sandera.

“(Jika itu terjadi) Mereka akan mencapai negara yang mau menerima mereka, seperti Iran, Yaman, atau Lebanon,” tulis laporan tersebut.

Baca juga: Mesir Sudah Duluan, Aksi Israel Banjiri Terowongan Hamas di Gaza adalah Upaya Putus Asa yang Sia-sia

PERBATASAN – Foto gerbang perbatasan dan penyeberangan Rafah yang menghubungkan Mesir dengan Jalur Gaza, 10 Oktober 2023. Tentara Israel berencana menempatkan pasukan di kawasan ini karena khawatir petinggi Hamas akan kabur ke luar Gaza.

Respons Mesir, Kairo Lakukan Tugas yang Diminta Tel Aviv

Sebuah sumber Mesir yang mengetahui diskusi dengan pihak Israel menegaskan kalau “Para pejabat Israel mengisyaratkan rencana untuk melakukan hal tersebut, dengan dalih mencegah faksi perlawanan membangun terowongan di daerah tersebut dan mencegah penyelundupan senjata ke Jalur Gaza.”

Baca Juga  Profil Isma Yatun, Ketua BPK yang Bungkam soal Dugaan Auditornya Minta Rp 12 M ke Kementan

Sumber tersebut mengatakan kepada surat kabar Al-Araby Al-Jadeed kalau Mesir menyiratkan keberatannya atas niat Israel mengirim pasukan ke perbatasan.

Mesir beralasan, pihak berwenang di negara mereka sudah melakukan tugas-tugas seperti yang diinginkan Israel.

“Para pejabat di Kairo menanggapi argumen yang dibuat oleh para pejabat Israel dengan mengatakan bahwa lembaga-lembaga terkait di Mesir melakukan tugas mereka sepenuhnya sehubungan dengan kekhawatiran ini.”

Dia menekankan kalau “Mesir menghancurkan semua terowongan di daerah itu.”

(oln/tc/*)



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *